Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
BRICS Jadi Alternatif Diplomasi Dunia di Tengah Tekanan Tarif AS
Thursday, 18 December 2025 23:47 WIB | ECONOMY |Ekonomi Global

Kelompok negara BRICS semakin dilirik sebagai alternatif diplomasi dan kerja sama global di tengah meningkatnya kebijakan tarif dan proteksionisme dari Amerika Serikat. Sejumlah negara berkembang melihat BRICS sebagai wadah untuk memperkuat perdagangan, investasi, dan kerja sama keuangan tanpa terlalu bergantung pada sistem yang didominasi Barat.

Tekanan tarif AS mendorong banyak negara mencari jalur ekonomi dan politik yang lebih seimbang. Melalui BRICS, negara-negara anggota berupaya memperluas penggunaan mata uang lokal, memperkuat rantai pasok, dan meningkatkan solidaritas Selatan Global. Kondisi ini membuat peran BRICS kian strategis dalam membentuk arah diplomasi dan ekonomi dunia ke depan.

Dampak ke Perekonomian AS

Ekspor AS bisa turun karena tarif tinggi memicu negara lain mencari alternatif perdagangan melalui BRICS.

Tekanan inflasi domestik mungkin muncul, karena tarif bikin harga barang impor lebih mahal.

Pertumbuhan ekonomi AS bisa melambat, terutama di sektor manufaktur dan ekspor.

Dampak ke Perekonomian Global

Perdagangan global menjadi lebih terfragmentasi. Negara anggota BRICS bisa memperkuat jaringan dagang internal dan mengurangi ketergantungan ke Barat.

Investasi di negara berkembang meningkat, karena mereka mencari pasar alternatif di luar AS dan Eropa.

Volatilitas pasar meningkat, terutama di sektor komoditas dan energi, karena ketegangan geopolitik dan tarif masih tinggi.

Efek ke Dolar AS

Dolar AS cenderung menguat sementara, karena masih jadi safe haven, tapi tekanan dari perdagangan dan diversifikasi BRICS bisa melemahkan nilai jangka panjang.

Investor global mungkin mulai memindahkan sebagian aset dari dolar ke mata uang BRICS atau emas, sehingga dolar tidak lagi dominan sepenuhnya.(Cay)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS